Arsip untuk Desember, 2008|Halaman arsip bulanan

G or J

Metro TV

Malam ini (8/12) jam 10 lebih dikit gw lagi ngenet sambil menonton mendengarkan TV. Kebetulan saat itu gw lagi tune ke Metro TV, lagi ada acara Metro 10.. Topik malam ini adalah 10 website yang paling populer di dunia.

Di acara itu disebutkan bahwa website paling populer di dunia urutan ke 10 adalah “yahu dot ko dot ji pi”

Secara saat itu gw lagi ngenet, layar yang gw liat adalah monitor PC (bukan layar TV). Yang gw denger saat itu, si narator berulang-ulang mengucapkan: “ya-hu dot ko dot ji pi”.. Eheh? Yang patut dicermati adalah bagian akhirnya: “dot ko dot ji pi”. Gw yang sedang tidak melihat tulisan di TV (hanya mendengar saja) kemudian menerawang.. Itu Yahoo dot ko dot ji pi dari negara mana ya? Soalnya yang gw bayangin tuh: “Yahu dot ko dot ji pi” adalah “Yahoo.co.gp” Huruf G dalam bahasa Inggris kan dibaca: “ji”. Selama ini sih gw ga pernah dengar ada ekstensi “.co.gp”

Karena penasaran, akhirnya gw menoleh juga ke layar Metro TV. Rupanya yang dimaksud “yahu dot ko dot ji pi” itu adalah Yahoo.co.jp
Ya ampun, Metro TV… yang benar itu cara bacanya adalah “ya-hu dot ko dot jei pi” bukan “dot ko dot ji pi”

J = “jei”
G = “ji”
jauh banget kan??

Ah.. Metro TV ada-ada saja..

Kelangkaan Premium di Depok

Premium HabisHari ini web log resensi drama saya masih down. Bikin hati saya ikut down. Perasaan semakin down ketika mendapati kelangkaan Premium yang terjadi di kotaku tercinta: Depok.

Ada suatu hal yang luar biasa terjadi hari ini. Benar-benar tak biasa. Hari ini saya hendak mengisi bahan bakar Pertamax untuk kendaraan saya. Tahukah Anda? Mobil yang saya kendarai terpaksa ikutan antre dengan deretan panjang angkutan kota (angkot) berwarna hijau kebiru-biruan itu. Ya! Angkot di Depok sekarang sudah beralih ke Pertamax! Dahsyat bukan? Hahaha..

Sejak penurunan harga Premium 1 Desember 2008 kemarin, orang-orang tampak berbondong-bondong mengisi bahan bakar kendaraannya. Sekarang saya mengerti. Inilah yang disebut panic buying. Mungkin beberapa hari belakangan ini banyak pengguna kendaraan yang ‘puasa’ isi BBM, menunggu 1 Desember 2008 saat harga Premium turun. Benar saja, sejak kemarin (1/12) SPBU-SPBU Pertamina di Depok selalu tampak ramai luar biasa. Antrean kendaraan tampak begitu panjang di beberapa SPBU kota ini. Pada hari ini, stok Premium mereka akhirnya habis sehingga hanya bisa menjual Pertamax dan Pertamax Plus.

Ckckck.. Tak dapat dihindari lagi, semua pengendara kendaraan bermotor tak terkecuali angkot pun akhirnya terpaksa membeli Pertamax.

Down.. Down.. and Down..

Kemarin ini (1/12) entah sudah yang ke berapa kali server blog resensi drama saya (Rionih.Asia) mengalami down.. Sudah tak terhitung berapa kali server saya ini down (saking seringnya). Setiap minggu paling tidak sedikitnya selalu terjadi 1 kali down (bahkan lebih). Selain itu server tersebut belakangan rupanya sangat sulit diakses dari luar negeri. Beberapa kenalan saya dari Malaysia, Filipina, dan Korea beberapa kali bertanya kepada saya via e-mail, apakah Rionih.Asia sudah ditutup? Tentu saja saya hanya bisa menjawab bahwa Rionih.Asia tidak ditutup dan sedang mengalami gangguan (yang saya sendiri pun tak tahu bagaimana cara menanggulanginya). Boro-boro diakses dari luar negeri, lha wong diakses dari dalam negeri saja susah.. Padahal servernya pakai IIX.

59 WIB

Down (lagi) pada 1 Desember 2008 mulai sekitar 17:59 WIB

Baca selebihnya »

Oshin Ditayangkan Lagi

Oshin

Oshin

Mulai hari ini (1/12) serial televisi terkenal asal Jepang yang berjudul Oshin ditayangkan lagi di Indonesia. Serial produksi tahun 1983 ini bisa kita nikmati di TVRI setiap Senin-Jumat mulai pukul 19:30 WIB. Oshin adalah serial yang cukup inspiratif bagi sebagian orang Indonesia. Kata mama saya, dulu beliau rajin mengikuti serial yang satu ini di layar TVRI karena menurut beliau serial ini dipenuhi dengan cerita yang menarik, mendidik, serta sarat nilai dan makna. Serial Oshin mengisahkan pahitnya pengalaman hidup seorang perempuan Jepang bernama Oshin, dari ia kecil hingga dewasa. Yang menarik, segala kesusahannya semasa kecil nantinya terbayar saat ia dewasa, sukses menjadi pemilik sebuah toko swalayan. Oshin memotret bagaimana susahnya kehidupan di Jepang pada masa silam.

Serial Oshin memiliki 297 episode dengan durasi 15 menit setiap episodenya. Penayangan kembali serial Oshin di TVRI kali ini terdiri dari 96 episode yang menceritakan masa kecil Oshin dan akan berakhir pada 18 Februari 2009. Pada bulan Maret 2009, Japan Foundation berencana menayangkan lanjutan kisah Oshin saat ia remaja hingga dewasa dan menikah. Penayangan kembali serial Oshin ini adalah bagian dari perayaan 50 tahun hubungan Indonesia-Jepang.

Lagu OST Oshin bisa Anda download di sini.

« Halaman Sebelumnya